#Seri Bahas TUNTAS Taklukkan “Tes wawancara Beasiswa TURKI”

“Di Balik Tembok” HR. Rasuna Said Kav.1 Part (I)

5 LangkahAwal: Dari Sini Kita Memulai 

Oleh : Elita Rachmie Dwi Hanggiri *

*Mahasiswa Program Master di Jurusan Health Institution Management, Hacettepe University

interview

“We are delighted to inform you that you are qualified for interview as a result of your application for Türkiye Scholarships. We would like to invite you to attend an interview with… bla…bla…”.

Sehabis baca tulisan yang dikirim YTB ke inbox email kita ini pasti rasanya senang bukan buatan. Kalau saya waktu itu langsung berbinar-binar, ucap hamdallah, gigit jari-jari tangan untuk menahan keinginan berteriak sambil membaca tulisan itu berulang-ulang seolah akan menemukan satu kata yang terlewatkan sehingga sebenarnya saya tidak lolos, semua hanya salah paham, dan saya akan kembali mengerjakan LK (Laporan Kasus) saya tanpa distraksi. Tapi tidak kawan, saya tidak salah baca. Saya senang hamper sesenang menerima kabar saya lolos seleksi student exchange dua tahun sebelumnya, lebih sedikit di atas rasa senang ketika lolos wawancara beasiswa-beasiswa lokal. Dan…jari-jari saya masih sakit hingga lima menit berikutnya. Empat menit karena senang, plus satu menit karena khawatir, karena ini akan jadi pengalaman pertama saya interview beasiswa dengan orang asingnya langsung dan bertempat di “markas” orang asing pula; embassy. Baik, cukup satu menit untuk khawatir. Selanjutnya langsung take action!.

1st Action:Kabari orang tua

Jangan sampai melewatkan aksi pertama ini, karena kelancaran proses kita selanjutnya sangat dipengaruhi ridha dan do’a mereka Juga.

2nd Action: Hubungi senior-senior yang lolos tahun sebelumnya

Tanyakan tentang pengalaman mereka waktu wawancara, bukan hanya tentang pertanyaan interviewer, tapi juga tips & trick yang bias jadi senjata rahasia menghadapi hari-H. Hubungi sebanyak mungkin senior, karena meski ada banyak hal yang umum dialami oleh interviewee tapi pasti ada perbedaan pengalaman, sehingga semakin banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari pengalaman “sesepuh-sesepuh”tersebut. Maka itulah pentingnya kita perlu menjalin hubungan dengan senior sejak masa-masa aplikasi. Fesbuk, Twitter, Blog, Whatsapp, Line, Viber, Path (yang menulis ini tidak lebih tau dari yang baca) bias dimanfaatkan untuk berburu kontak dan keep in touch dengan mereka.

Pertanyaan yang biasanya ditanyakan:

1)      Background keluarga kita

2)      Mengapa memilih kuliah di Turki

3)      Mengapa memilihjurusan yang telahkitapilih di form aplikasi (bagi yang memilih jurusan yang berbeda dengan background S1nya, maka usahakan cari koherens yang masukakal)

4)      Spesifikasi jurusan tersebut (untukmenguji sejauh apa kita paham tentang jurusan yang akan kita ambil)

5)      Apa rencana kita setelah menyelesaikan studi

Pertanyaan yang mungkin muncul lainnya seperti yang tertulis di website Turkiye Burslari sendiri, seperti; A significant interest for social and cultural activities, A clear vision about promoting relations between Türkiye and his/her own country, dsb.

Yang perlu diwaspadai adalah pertanyaan-pertanyaan yang tidak terduga berkaitan dengan apa yang telah kita tulis di form aplikasi. Jadi, buat salinan form aplikasi kita, pelajari baik-baik, dan coba buat pertanyaan-pertanyaan sendiri dari tulisan kita itu. Siapkan jawaban-jawaban terbaik termasuk plan A dan plan B, bagaimana jawaban yang harus kita berikan jika respon interviewernya begini, dan bagaimana jika responnya begitu. Tentunya, harus sinkron dengan apa yang sudah kita tulis di form ya.

3rd Action: Hubungi “kawan-kawan seperjuangan”

Kawan-kawan seperjuangan ini adalah kawan-kawan yang  ikut melamar beasiswa ini dan lolos bersama kita (biasanya akan ada group sesame Turkiye Burslari applicant baik yang se-Indonesia atau skala internasional). Saya yakin beberapa kawan ini juga sudah berburu info kepihak-pihak yang capable, jadi kita bisa saling share info yang didapat untuk memantapkan bekal.

4th Action: Siapkan Senjata Menghadapi Hari-H.

Jelaslah sudah kalau senjata saat wawancara adalah jawaban terbaik. Jawaban terbaik, menurut saya adalah jawaban yang jujur, masuk akal, tidak berlawanan dengan apa yang kitatulis di form aplikasi, menunjukkan kemauan serta kelayakan kita, dan jawaban yang disampaikan dengan menarik. Tentu saja, kejujuran adalah senjata nomor 1 yang harus kita pegang, karena meski mungkin kita bias lolos dengan senjata lain, tapi jika kita mendapatkannya dengan kebohongan apa yang akan kita dapatkan setelahnya bukanlah sesuatu yang berkah. Kalau tidak berkah, buat apa?.

Jawaban-jawaban ini bias kita susun langsung setelah kita mendapat cerita dari senior dan kawan kita (atau setelah membaca tulisan ini😉 ). Kembangkan sendiri pertanyaan-pertanyaan tersebut, baca ulang salinan formulir aplikasi kita, sinkronkan jawaban kita dengan form ini, dan buat opsi jawaban untuk masing-masing pertanyaan. Jika perlu, browsing di internet untuk menambah wawasan dalam menjawab pertanyaan. Misalnya, karena saya mengincar jurusan manajemen rumah sakit, maka saya juga mencari tahu bagaimana manajemen rumahsakit-rumahsakit di Turki, bagaimana perkembangan kesehatan dan ekonomi di Turki, semacam itu.

Pengalaman saya, tipe-tipe interviewer itu berbeda-beda. Ada yang membuat tegang dan sengaja menjatuhkan mental, ada yang cuek seolah dia hanya berkewajiban bertanya tanpa kewajiban mendengar dan menilai, ada yang ramah tapi serius, bahkan ada yang ramah dan bias kita pancing untuk ikut terlibat dalam cerita pengalaman kita. Jadi, penting juga untuk menyiapkang urauan, untuk mengantisipasi kemungkinan interviewer kita nanti termasuk tipe “hawa negatif” yang berpotensi membuat kita amnesia dengan jawaban-jawaban terbaik kita.

5th Action: Siapkan dokumen-dokumen yang harus dibawa pada hari H termasuk buku / paper yang pernah dipublish.

Menghadiri wawancara tentu bukan Cuma bawa diri, kawan. Siapkan dokumen-dokumen yang harus dibawa padahari H, buat pula list-nya untuk dicekulang sebelum berangkat. Saya kasih intip contekan list saya tahun lalu:

ü  Pas Foto

ü  KTP (asli & foto kopi)

ü  Passport (asli & fotokopi)

ü  Ijazah & Transkrip (asli & fotokopi yang sudah dilegalisir, dan karena saya sudah punya yang Translated to English, jadi saya bawa juga translation-nya)

ü  Sertifikat TOEFL

ü  Surat rekomendasi

ü  Motivation Letter

ü  Piagam-piagam (asli & fotokopi)

ü  Print email “Invitation for Interview” kita

ü  Buku / Paper yang pernah kita terbitkan

ü  Salinan formulir aplikasi kita ( untuk dibaca ulang saat menunggu giliran interview )

“Semua sudah saya siapkan, bagaimana hari H saya nanti? Sukseskah?”. Jika semua persiapan telah dikhatamkan, insyaallah hari-H akan berjalan sesuai dengan harapan. Karena kesuksesan berbanding lurus dengan persiapan.

Kalau tak keberatan, bolehlah kawan melongok sedikit kedalam ruang interview saya di tulisan berikutnya…

8 thoughts on “#Seri Bahas TUNTAS Taklukkan “Tes wawancara Beasiswa TURKI”

  1. Dalam wawancara dilakukan dalam bahasa inggris atau bhs Turki bro,tolong dong kasih bocorannya,kebetulan ada panggilan nih,apabila Anda sempet kasih kabar lewat email jg bro,terima kasih atas infonya

    • bacooler dapat tanggal interview kapan? kebetulan saya jg mendapat panggilan interview minggu depan.🙂

    • Haloo broo bacooler, Wah selamat ya Brooo. wawancaranya pakai bahasa Inggris, karena pewawancaranya orang Turki…Semangat ya Broo, ikuti kultwit Tweeter Tembus Wawancara Beasiswa Turki malam Sabtu Besok Pukul 20:00 Waktu Turki via tweeter folloe @eviexist Bahas Tuntas insya Allah, silakan info ini disebarkan..

    • Selamat ya Broo, buat yang maju ke tahap selanjutnya. Ikuti Kultwit Tweeter malam besokpukul 20:00 waktu Turki/pukul 12:00 waktu Indonesia Bongkar Habis Tembus Wawancara Beasiswa TURKI, via tweeter @eviexist jangan lupa broo😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s