Dimanakah Umat Islam

By: Yud Rusdha Handayani, S.Si

Departemen Kewanitaan LKSMIT

(Lembaga Kajian Sosial Masyarakat Indonesia di Turki)

Aku berjalan di suatu tempat ku melihat orang berlalu lalang..ada yang menggendong anaknya ada yang bersama keluarga ada yang sedang berdiri memandang sesuatu air mancur, berjalan, atau apalah dan berupa-rupa aktifitas lainnya layaknya di sebuah kota..tiba2 aku dikagetkan dengan sekumpulan anak2 remaja memakai baju sekolah putih abu2 berlarian sambil menyelisip diantara banyaknya orang2 yang berlalu lalang dengan bersemangatnya..seperti mengejar binatang buruan.. sambil membawa kampak bertangkai panjang yang digunakan untuk membelah kayu..aku terbelalak kaget bukan kepalang mencari tau penuh kekhawatiran..apa yang mereka kejar..ya Allah..tolong!!!! ya Allah!!! tolong!!tolong!! TOLONG!! teriakku dengan darah naik ke kepala detak jantung berdetak keras sambil ku seru orang2 disekeliling..melihat ternyata yang mereka kejar adalah seorang anak manusia.

Dada ku menyesak mataku pun mulai takut dan membayangkan apa yang ku khawatirkan..Aku berteriak sambil menangis ya Allah tolonggg!! tolong !!! tolong!!!cegah mereka..sambil berteriak dari kejauhan agar orang2 disekeliling peduli tentang apa yang terjadi..aku berlari ke sana kemari sambil berteriak dan menangis.. karena tak sanggup akibat apa yang terjadi apabila remaja itu sanggup menangkapnya..tolong!!! tolong!! sambil ku ajak orang lain untuk melihat..ku tunjukkan jariku..ku teriak sambil ku terus berteriak jariku mataku semua ku sampaikan . TAPI..tak ada satupun yang peduli..aku berteriak..menangis..menangis dan terus menangis..sambil berteriak..hingga aku lelah..tersungkur duduk..karena tak ada satupun yang peduli dengan teriakanku..hingga kuberanikan diri untuk mencari tau apa yang terjadi penuh rasa cemas :(Dan..remaja itu tengah menghabisi seorang nyawa yang mereka kejar .. anehnya remaja2 itu mengahbisi nyawa seorang manusia diantara kerumunan orang2. tanpa ada yang merasa terusik :.(..mereka seolah tidak melihat..tidak merasa terganggu..dan merasa tidak penting..pembantaian seperti membelah kayu.

Aku lemas..menangis tersedu-sedu..aku terduduk dibalik sebuah tembok dari kejauhan..karena tak sanggup melihat apa yang mereka lakukan dari jarak dekat..aku meratap..mengapa hal seperti ini terjadi ya Allah..mengapa tidak ada orang yang peduli! mengapa tidak ada orang yang terusik saat kemanusiaan tak bernilai! ratapku sambil menangis di sudut tembok sebuah gedung ditikungan jalan..dimana kah Islam yang sangat mengahargai nyawa manusia..yang rosulMu sabdakan membunuh 1 manusia ibarat membunuh seluruh manusia di muka bumi..dimanakan Islam yang penuh kasih dan sayang..aku terus menangis..hingga ku lelah..hingga ku putuskan untuk pergi dari tempat itu..dan terus telusuri jalan siapa tau aku dapat menemukan jawaban atas semua itu..

 adakah Islam belum tersentuh di kota itu..Tapi…aku tercengang.. ?? karena tak jauh dari tempat itu.. ada masjid yang besar dan indah..haa!! mengapa ini bisa terjadi..???dimana ulama itu..dimana kaum muslimin yang lain..dimana orang2 yang mengikat perjanjiannya kepada Allah..yang mengaku beriman kepada Allah..sebelum ku masuk ke dalam masjid yang besar dan indah itu..tangan lembut menyapu kepalaku..terdengar suara lirih..memanggilku..honey..honey..what’s the matter..Suamiku membangunkan tidurku..rupanya suara tangisan dan terikanku menjelma suara igauan membangunkan suamiku..( 16 April 2013) Bandingkan dengan kenyataan sekarang..teguran untuk kita semua..selaku uma

4 thoughts on “Dimanakah Umat Islam

  1. Istigfar,ma dalikal balad,baladul muslimin?kif hal ummah?indakum alaql,,,mafi say’i,laallallah an yagfiro wayahdiyahum !

  2. Semoga kita semua dingatkan bagaimana fitnah terjadi dimana-mana..selaku umat Islam mari kita peduli dengan keadaan yang terjadi di Syria, Burma dan Banglades dan negeri2 muslim yang lain..

  3. betul sekali ini menggambarkan tentang sebagian umat Islam yang asyik memnonton sinetron dan happy2 yanglain dibandingkan turut peduli dengan apa yang terjadi..lihat bagaimana di negeri kita Indonesia bisa sampai kecolongan pelajar berani membunuh..tawuran dan sbgainya..ini realita yang harus kita sadari..bahwa umat islam harus membenahi diri jangan sampai hanya asyik dengan berbagai diri sendiri..

  4. Pembantaian umat Islam dimana-mana kita dengar tapi seperti mendengar angin. Banyak umat islam yang tidak tau ini. Dan tidak tau harus berbuat apa. Menghadapi hidup saja sudah susah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s