“Jogja Berseru” #SaveEgypt

Di laporkan dan di tulis oleh : Kamilia Afifi

MESIR 27

Masa #SaveEgypt Jogja – Sumber Foto : Islam Media

Kemarin, 16 Agustus 2013 ba’da sholat jum’at, masyarakat serentak turun ke jalan untuk menunjukkan aksi pedulinya atas tragedi pembantaian di Mesir. Tercatat ada di 33 kota di Indonesia aksi itu digelar. Dan saya tergabung dengan massa yang ada di Jogjakarta.  Aksi dimulai dari depan gedung DPRD DIY yang terletak di Jln. Malioboro.

Sebelum long march dimulai, lagu Indonesia Raya kami nyanyikan bersama. Pada pidato pembukaannya, sang orator menyampaikan keinginannya agar Indonesia mengibarkan bendera setengah tiang saja. Selama long march dari gedung DPRD hingga titik 0 km yaitu depan kantor pos besar, nasyid dari munsyid Izzatul Islam yang dinyanyikan live oleh grup nasyid lokal mengiringi setiap langkah kami.

Massa yang tergabung mengikuti aksi ini kurang lebih 5000 orang. Diantaranya nasyid yang paling menggugah jiwa adalah ‘hai mujahid muda’, suasana yang heroik membuat kami lupa akan panasnya mentari yang menyengat kota Jogja. Setelah melakukan long march dari gedung DPRD hingga 0 km, kemudian diikuti oleh orasi dari beberapa ketua ormas yang hadir. Ada pula pembacaan sebuah puisi pilu dengan judul “Surat Cinta Untuk Mesir”. Diantara penggalan syair yang mampu saya ingat,

“Di sini Idul Fitri masing wangi Namun di sana

semerbak aroma syurga telah mewangi…”

Setelah orasi selesai, ada juga pelepasan “Balon Harapan” yaitu puluhan balon merah putih yang dibawahnya ditautkan kertas-kertas harapan dan do’a untuk saudara kita di Mesir sana. Lalu shalat ghaib digelar, massa yang ada dikomando untuk berbalik badan ke arah kiblat dan menyusun shaf kemudian sang imam pun memimpin sholat ghaib itu. Rasa prihatin untuk saudara di Mesir semakin mendalam karena sholat ghaib ini digelar di  jalan raya.

Rangkaian aksi diakhiri dengan do’a. Namun, tiba-tiba sang orator aksi mengumumkan bahwa ada seorang saudara dari Mesir yang ada ditengah-tengah kami dan ingin berbicara pada massa aksi. Abdul Mu’in namanya. Orang Mesir yang perawakannya tinggi, putih, dan fasih bicara dalam Bahasa Indonesia, bahkan katanya Bahasa jawa pun ia kuasai.

Dalam orasi singkatnya, beliau menyampaikan:  “Saya mengucapkan terima kasih kepada saudara-saudara sekalian, yang telah meluangkan waktu di tengah terik matahari untuk menyatakan dukungan terhadap Mesir. Namun, yang dibutuhkan bukan hanya dukungan emosional semata. Maka izinkan saya menyampaikan beberapa pesan untuk saudara sekalian;

1. Sediakanlah energi untuk berlelah-lelah membaca & mencari tau tentang apa yang terjadi di Mesir. Anda bisa lihat, pasca penurunan Mursi sebagai presiden, seluruh anggota dewan & setiap gubernur di Mesir telah diisi kembali oleh orang-orang Mubarak. Semuanya. Anda juga bisa mencari informasi lewat associated pers, lewat CNN, lewat media-media barat. Di sana Anda akan mendapati, bahwa yg menjadi korban bukan hanya para pendukung Mursi. Para jurnalis yang tertembak adalah warga negara asing non Muslim. Jenazah orang-orang yang meninggal ditahan oleh militer, lalu ahli warisnya dipaksa utk mengakui bahwa orang tersebut mati karena bunuh diri. Penuhilah pengetahuan Anda, luaskanlah wawasan Anda, agar aksi yang Anda lalukan bukanlah sekedar reaksi emosional. Anda juga perlu mengetahui apa yang terjadi di Amerika & Eropa.

Kapitalisme yang mereka bangun tengah mengalami krisis yang sangat parah. Anda boleh mencari tahu berapa tingkat kriminalitas, pengangguran, dan penggunaan narkoba di negara-negara Eropa & Amerika. Mereka tengah sakit dan oleh karena itu mereka hendak mengambil musuh dari luar diri mereka sendiri. Dalam teori sistem, ada yang dinamakan entropy. Di mana pusat panas akan melepaskan panasnya tersebut ke daerah yg lebih dingin. Dalam hal ini, krisis di Eropa & Amerika mencari pelampiasannya di Timur Tengah. Konflik Mesir jangan hanya dilihat sebagai pertikaian 2 kelompok, yang sesungguhnya terjadi lebih dari itu. Dan berhati-hatilah, saya mulai melihat tanda-tandanya di Indonesia.

2. Bersungguh-sungguhlah dalam berjuang melawan diri sendiri: melawan hawa nafsu, melawan syahwat pribadi. Jika Anda tidak mampu menolong diri Anda sendiri, maka jangan harap Anda akan dapat menolong orang lain.  3. Buatlah jejaring di antara Anda sendiri. Indonesia punya 33 propinsi. Buatlah aksi bersama di depan Kedubes Mesir di Jakarta. Usir duta besarnya dari ndonesia. Itu sebagai bentuk penghinaan terhadap kedaulatan mereka bahwa kita tidak mengakui negara yang kepemimpinannya direnggut paksa. Buat jejaring di antara saudara sekalian. Apakah tidak bisa didatangkan 500 orang dari tiap propinsi? Kumpulkan 15000 orang di depan Kedubes Mesir di Jakarta. Allahu akbar!” Orasinya singkat yang mampu menghipnotis siapa saja yang mendengarnya dengan menggunakan hati.

Hingga ketika beliau menyudahi orasinya gemuruh takbir melangit. Allahu akbar!  Semoga dengan digelarnya aksi-aksi di seluruh penjuru Indonesia, mampu menggugah pemimpin negri ini untuk tegas dan berani mengembalikan politik luar negri yang sempat menjadi prihatin dan pasif kembali pada yang sebenarnya yaitu bebas dan aktif.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s