What is Nazar Boncuğu

Oleh : jannatul ilma

ImageMasyarakat Turki umumnya percaya bahwa nazar boncuğu dapat melindungi pemakainya dari mata jahat orang yang memandangnya. Mata jahat ini di dalam Islam disebut penyakit ‘Ain.Nazar Boncuğu kalau menurut wikipedia adalah jimat berbentuk mata yang dipercaya dapat melindungi dari niat atau pandangan buruk orang. Nazar Boncuğu ini dijadikan hiasan khas Turki yang banyak dipasang di rumah atau toko. Banyak juga ditemui sebagai hiasan pada alat makan atau suvenir di tempat-tempat wisata.


Dari Ibnu Abbas rodhiyallohu anhu, Nabi shollallohu alaihi wa sallam bersabda : “Ain (mata jahat) itu benar-benar adanya, jika seandainya ada sesuatu yang mendahului qodar,maka akan didahului oleh ain.Apabila kamu diminta untuk mandi maka mandilah. (hadist riwayat Muslim)

Penyakit ‘Ain adalah penyakit yang disebabkan oleh pengaruh buruk pandangan mata,yaitu pandangan mata yang disertai rasa takjub atau bahkan iri dan dengki terhadap apa yang dilihatnya.

Dari Amir bin Robi’ah rodhiyallohu anhu :

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ مِنْ أَخِيهِ أَوْ مِنْ نَفْسِهِ أَوْ مِنْ مَالِهِ مَا يُعْجِبُهُ فَلْيُبَرِّكْهُ فَإِنَّ الْعَيْنَ حَقٌّ

Rosullulloh shollallohu alaihi wa sallam bersabda : “Jika salah seorang dari kalian melihat sesuatu yang menakjubkan dari saudaranya, pada dirinya atau pada hartanya, maka doakan keberkahan padanya, karena sesungguhnya penyakit ain itu haq (benar). (HR Ahmad).

Nazar boncuğu adalah sebuah “penangkal bala” yang berpotensi menjadikan kita musyrik karena meng-İLAH-kan sesuatu selain Alloh swt. Cukuplah kita berlindung kepada Alloh dari segala gangguan dan godaan setan yang terkutuk. Dan tidak perlu menggunakan nazar atau jimat atau apapun namanya.

Lalu bagaimana jika memasangnya sebagai hiasan atau menjualnya sebagai barang dagangan?

Hindarilah karena kita tahu ada hal lain dibalik nazar boncuğu selain sebagai hiasan. Jika orang tidak mengetahui wajib untuk kita memberi tahu. Dan jangan sampai kita menjadi agen penyebar kemusyrikan/keburukan.

Hadis nabi:

Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah s.a.w. bersabda: “Barang siapa yang mengajak ke jalan hidayah, maka baginya dari pahala seperti pahala (sebanyak pahala) pengikutnya, dengan tidak mengurangi sedikit pun dari pahala mereka. Dan barang siapa yang mengajak ke jalan sesat, maka menanggung dosa sebanyak dosa-dosa pengikutnya, dengan tidak mengurangi dari dosa-dosa mereka sedikitpun (HR Muslim)

Dan jika kita masih merasa ragu akan kebenaran suatu hal sesungguhnya itu adalah pertanda kebaikan dari Alloh swt agar kita menjauhinya.

Hadis nabi:

Dari Abu Muhammad, Al Hasan bin ‘Ali bin Abu Thalib, cucu Rasululloh SAW dan kesayangan beliau radhiallahu ‘anhuma telah berkata : “Aku telah menghafal (sabda) dari Rasululloh SAW:“Tinggalkanlah apa-apa yang meragukan kamu, bergantilah kepada apa yang tidak meragukan kamu “. (HR. Tirmidzi dan berkata Tirmidzi : Ini adalah Hadits Hasan Shahih)[Tirmidzi no. 2520, dan An-Nasa-i no. 5711]

Kesimpulan:

Mari kita selalu meluruskan niat segala amal ibadah krn Alloh semata dan mengusahakan ibadah kita diterima Alloh dengan sungguh-sungguh melaksanakannya dan menghindari hal-hal yang membuat ibadah kita tertolak. Wallahualam bishshowwab. 

Keterangan foto :salah satu nazar boncuğu yang sering dipakai oleh masyarakat Turki

Sumber : google.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s